Bukti Belanja di Atas Rp250 Ribu Wajib Bermaterai


Bukti belanja di atas Rp250 ribu wajib bermaterai. (Foto: Ant)
Bukti belanja di atas Rp250 ribu wajib bermaterai. (Foto: Ant)
Bukti belanja di atas Rp250 ribu wajib bermaterai. (Foto: Ant)

Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, mengingatkan pelaku ritel menyertakan bea materai untuk nominal belanja di atas Rp250 ribu. Pasalnya, peraturan tersebut sudah ada sejak lama, namun tidak diterapkan dengan baik oleh peritel.

Seperti dikutip dari Okezone, melalui pesan singkat Kasubdit Peraturan PPN, Perdagangan, Jasa, dan Pajak Tidak Langsung Lain (PTLL) Ditjen Pajak, Oktria Hendrarji mengatakan:

“Iya, ini peraturan yang saat ini berlaku. Salah satu objek pengenaan bea materai adalah tagihan yang memuat jumlah uang,” ungkapnya.

Dia menuturkan, nominal belanja sebesar Rp250 ribu hingga Rp1 juta akan dikenakan bea materai Rp3.000. Sementara untuk belanja yang lebih dari Rp1 juta maka terutang bea materai Rp6.000.

Menurutnya, teknis pelaksanaannya juga tidak sulit, apalagi saat ini telah diterapkan sistem komputerisasi. Jadi, pengusaha ritel tidak perlu menempelkan materai pada struk transaksinya, sudah ada aplikasi yang mengatur teknis penerapannya.

“Kami akan ngingetin kepada pelaku bisnis, terutama ritel, bahwa struk itu terutang biaya materai,” imbuhnya.

Kepala Subdirektorat Humas Dtjen Pajak, Anita Widiati, menuturkan bahwa aturan ini bertujuan mendorong penerimaan negara. Namun pada pelaksanaannya, masih banyak peritel yang tidak menerapkannya.

“Peraturan tersebut sudah lama berlaku, tapi banyak ritel yang tidak menggunakan materai,” kata Anita.

Pengamat pajak dari Universitas Pelita Harapan, Roni Bako, menuturkan pemerintah tidak ada kewajiban untuk menyosialisasikan regulasi tersebut. Dia mengatakan ini tidak perlu sosialisasi lagi, tinggal mengaplikasikannya saja.

Menurutnya, pelaksanaan pilihan teknis juga tidak sulit dikarenakan bea materai mempunyai beberapa bentuk, mulai tempel seperti prangko, cap, hingga elektronik.

Pembebanan bea materai pada struk belanja juga dinilai sebagai suatu beban bagi konsumen yang ingin berbelanja.

“Restoran kan sudah ada pajaknya. Orang-orang tidak masalah, karena sudah terbiasa dengan pembebanan pajak di restoran,” tandasnya.

(Okezone)


What's Your Reaction?

OMG OMG
0
OMG
Sedih Sedih
0
Sedih
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Marah Marah
0
Marah
Jijik Jijik
0
Jijik
EGP EGP
0
EGP
Suka Suka
0
Suka

Bukti Belanja di Atas Rp250 Ribu Wajib Bermaterai