Heboh

Menteri Rachmat Gobel sebut Tahu dan Pakaian Bekas tidak Halal

tahu tidak halalMenteriSadis! Menteri Kesehatan 'Tak Berhati' Lewat Begitu Saja di Depan Pria Sekarat Perdagangan Rachmat Gobel menuturkan, masih banyak produk di pasarPakai Gaun Mewah ke Pasar, Syahrini Dikecam Dianggap Berlebihan Indonesia[Video] Koreografi bendera Palestina dalam laga perdana Indonesia vs Malaysia yang belum sesuai dengan kategori halal.

Jangankan untuk produknya, pengertian halal saja dinilai masih penuh dengan perdebatan. Sehingga dibutuhkan pembicaraan dan keselarasan antara pihak terkait untuk produk halal.

Menurut mendag, untuk memberi cap halal pada sebuah produk, seharusnya dilihat pengawasannya mulai dari bahan, proses hingga hasil produksi.

Ada beberapa produk yang dinilainya tidak layak mendapat cap halal jika dilihat dari sudut pandang proses pembuatan.

“Tahu itu halal tidak? Sebetulnya secara prosesnya sih tidak higienis, sehingga tidak halal. Karena kalau saya lihat produk yang sehatInilah Alasan kenapa Orang Gila Selalu Sehat dan tidak Mudah Sakit dan halal itu dari bahan, proses dan bisa dikonsumsi,” jelasnya dalam Diskusi Pangan Kita yang diselenggarakan merdeka.com, RRI, IJTI, IKN dan DPD RI di JakartaTweet Ahmad Dhani Tentang Banjir Jakarta Hebohkan Netizen, Senin (29/6Bocah Ini Mengaku Berasal dari Tahun 2035).

Permasalahan pemberian labelTernyata inilah arti stiker angka pada buah-buahan halal tidak sebegitu mudahnya dan hanya dilihat dari satu sisi. Label halal diberikan tidak sekadar karena bebas unsur babiIklan Gambar Babi dengan Pakaian Muslim Bikin Heboh.

Dia menjelaskan, label halal itu mulai dari pemilihan bahan baku, proses membuat produk hingga penyimpanan.

“Misalnya dari produk yang berkualitas untuk kesehatanPetugas Kesehatan Hina Pasien BPJS di Facebook. Bagaimana pabrik dan penyimpanan bahan bakunya, proses membuat produksi itu sendiri hingga akhirnya bisa dikonsumsi,” jelas Gobel.

Ditegaskannya, label halal diberikan untuk produk yang memberikan efek sehat. Jika mengacu pada hal ini, pakaian bekas layak masuk kategori haram. Sebab, terdapat banyak sekali kandunganBayi Narsis, Acungin Jempol dalam Kandungan Saat di USG penyakit dan merugikan bagi penggunaannya.

“Karena pakaian bekas itu haram. Makanya kami adakan koordinasi sebab Menteri Perdagangan tidak punya produk. Kami melakukan koordinasi dengan Menteri Pertanian dan Menteri Perindustrian,” tutupnya. [HP – Sebarkanlah.com /Merdeka]


Most Popular

To Top
Pilihan buat kamuclose